oleh

Tutupi Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Bone Nyambi Jadi Penjual Barang Campuran

 

KLIKBONE.COM, WATAMPONE-
Kesadaran bahwa begitu pentingnya pendidikan menjadi penyemangat bagi Ardi Pratama(22) berjuang dalam membiayai kuliahnya di Makassar.

Ardi berasal dari daerah pedalaman di kabupaten Bone, pergi ke kota dengan penuh keterbatasan tak menyurutkan niatnya meraih gelar sarjana.

Ia berasal dari daerah pedalaman tepatnya pedalaman Bontocani, kabupaten Bone, berjarak sekitar 109 kilometer dari kota Watampone.

Atau terletak pada bagian Timur kota Makassar dengan jarak 100 kilometer, jarak tempuh kendaraan roda empat 2 jam 55 menit berdasarkan google map.

 

Di kota daeng, julukan kota Makassar, Ardi sedang menempuh pendidikan strata satu(S1) di Universitas Islam Negeri(UIN) Alauddin Makassar.

Ia mengambil jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam(FEBI) di sekolah islam terbesar di Indonesia Timur itu.

Dalam memperjuangkan pendidikan S1, ia rela banting tulang asalkan halal.

Sebab Ardi hanyalah berasal dari keluarga tidak mampu. Ia berusaha mencari cara untuk membiayai kehidupan sehari-harinya dan untuk pembayaran SPP nya.

“Saya masuk kuliah sejak tahun 2015 di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dengan Jurusan Akuntansi, saat itu juga saya langsung bekerja sampingan sambil kuliah,” kata Ardi, Senin (30/9/2019).

Dalam menghidupi kebutuhan sehari-harinya itu, Ardi diketahui kuliah sambil kerja di salah satu toko barang campuran yang ada di Gowa.

Kadang-kadang tugas dari dosen dia kerjakan di tempat kerjanya.

“Saya bekerja ketika pulang dari Kampus,” kata Ardi.

Begitulah kehidupan seorang Mahasiswa universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang bernama Ardi.

Semoga bisa memotivasi!(Ril).

Komentar