oleh

Begini Pertumbuhan KUR di Soppeng

SOPPENG, KLIKBONE.COM- Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, tetapi realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Soppeng sampai dengan bulan Juli 2021 tembus sebesar Rp257,16 miliar dan pada urutan yang kesebelas bila dibandingkan dengan 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal ini berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Sampai dengan Bulan Juli 2021, realisasi KUR di Kabupaten Soppeng tercatat sebesar Rp257,16 miliar atau 3,55% dari total realisasi KUR di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp7,24 triliun. Bila dibandingkan dengan bulan Juli 2020 sebesar Rp191,13 miliar, mengalami pertumbuhan sebesar 34,55%.

Dari sisi jumlah debitur KUR, Kabupaten Soppeng pada urutan kesepuluh yaitu sebanyak 7.696 debitur atau 3,76% dari total debitur di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 200.940 debitur pada bulan Juli 2021.

Bila dilihat dari jenis skema kredit, Kredit Mikro merupakan yang terbesar realisasi di Kabupaten Soppeng, yaitu sebesar Rp188,37 miliar atau 73,25% dari total realisasi sebesar Rp257,16 miliar. Disusul, Kredit Kecil sebesar Rp58,32 miliar atau 22,68%, dan Kredit Supermi (Super Mikro) sebesar Rp10,47 miliar atau 4,07%.

Apabila dilihat dari penyalur KUR di Kabupaten Soppeng, Bank BRI merupakan yang terbesar realisasinya yaitu sebesar Rp215,09 miliar atau 83,64% dari total sebesar Rp257,16 miliar, disusul Bank BNI sebesar Rp17,98 miliar atau 6,99%, Bank Mandiri sebesar Rp16,47 miliar atau 6,40%, Bank Syariah Mandiri sebesar Rp3,96 miliar atau 1,54%, BNI Syariah sebesar Rp3,05 miliar atau 1,19%, BPD Sulselbar sebesar Rp545,00 juta atau 0,21% dan BRI Syariah sebesar Rp70,00 juta atau 0,03%.

Sementara itu, bila dilihat dari sektor ekonomi di Kabupaten Soppeng terdapat tiga penyumbang terbesar, yaitu Sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan merupakan yang terbesar menyerap KUR yaitu sebesar Rp122.45 miliar atau 47,61%, disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp88,98 miliar atau 34,60% dan ketiga sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosbud, Hiburan dan Perorangan lainnya sebesar Rp19,93 miliar atau 7,75%, sisanya tersebar di berbagai sektor ekonomi lainnya yang perlu terus dikembangtumbuhkan.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap kepada pelaku UMKM di Kabupaten Soppeng, meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, dapat terus melakukan terobosan maupun inovasi unggulan. Baik dari sisi produk maupun pemasarannya.

“Dengan memanfaatkan KUR sebagai salah satu alternatif pembiayaan yang murah, yaitu bunga 6% per tahun karena mendapatkan subsidi bunga dari Pemerintah,”ungkapnya

Komentar