oleh

KPPN Salur Dana APBN Rp 1,32 T di Bosowa

BONE, KLIKBONE.COM- Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi belanja APBN di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa) sampai dengan bulan Agustus 2021 sebesar Rp1,32 Triliun atau 56,53% dari total pagu sebesar Rp2,33 triliun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 realisasi sebesar Rp1,51 Triliun atau 67,23% dari pagu sebesar Rp2,24 triliun, mengalami penurunan persentase sebesar 10,71%.

Dimana realisasi tersebut berasal dari Belanja Pemerintah Pusat tahun 2021 sebesar Rp838,58 miliar atau 65,15% dari pagu sebesar Rp1,29 triliun untuk kantor vertikal di daerah. Sementara untuk Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) terealisasi sebesar Rp477,76 miliar atau 45,87% dari total pagu sebesar Rp1,04 triliun.

Secara lebih rinci, realisasi sampai dengan bulan Agustus 2021 belanja Pemerintah Pusat di Bosowa terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp653,35 miliar atau 68,71% dari pagu sebesar Rp950,94 miliar. Adapun realisasi Belanja Barang sampai dengan bulan Agustus 2021 sebesar Rp170,96 miliar atau 54,52% dari total pagu sebesar Rp313,58 miliar.

Belanja Modal terealisasi sebesar Rp10,97 miliar atau 70,64% dari total pagu sebesar Rp15,52 miliar. Belanja Sosial sampai dengan bulan Agustus 2021 terealisasi sebesar Rp3,30 miliar atau 46,21% dari pagu sebesar Rp7,14 miliar.

Sementara itu untuk TKDD, DAK Fisik sampai dengan bulan Agustus 2021 terealisasi sebesar Rp137,13 miliar atau 25,71% dari pagu sebesar Rp533,45 miliar, dan Dana Desa terealisasi sebesar Rp340,63 miliar atau 67,04% dari total pagu sebesar Rp508,13 miliar.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap kepada Satker dan Pemda mitra kerja KPPN Watampone untuk dapat melakukan percepatan realisasi APBN 2021. Mengingat melalui dana APBN diharapkan bermanfaat guna mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Untuk itu, diharapkan senantiasa mematuhi protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir,”ungkapnya.*

Komentar