oleh

Panwascam Belajar Penanganan Pelanggaran Pilkada

KLIKBONE.com, Tanete Riattang Timur- Selain bertugas sebagai pengawas dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada, Panwaslu beserta jajarannya rupanya memiliki peran maupun fungsi yang lebih dari sekedar tugas kepengawasan. Bertugas layaknya polisi, jaksa bahkan hakim demikian fungsi dari Panwas. Olehnya seorang Panwas sedianya memiliki kemampuan dalam menganalisa sebuah dugaan kasus, baik laporan maupun yang menjadi temuan dari pengawas itu sendiri.

 

 

Hal itu sebagaimana yang disampaikan Koordiv HPP Bawaslu Sulsel Asri Yusuf saat tampil sebagai pemateri dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum dan Penaganan Pelanggaran yang digelar Panwaslu Kabupaten Bone di Tanjung Pallette Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Sabtu (2-3/12/17).

 

 

“Panwas adalah aparat penegak hukum Pemilu. Yang bertugas tidak hanya sebatas kepengawasan, akan tetapi lebih dari itu Panwas juga harus memiliki kemampuan layaknya aparat polisi, jaksa yang bisa melakukan penyelidikan bahkan menjadi hakim yang bisa memutuskan atau menarik suatu kesimpulan dari suatu dugaan kasus yang menjadi laporan ataupun temuan dari Panwas itu sendiri,” ujar Asri Yusuf.

 

 

Asri juga menguraikan langkah-langkah yang sedianya dilakukan komisioner Panwas sebelum mengambil suatu keputusan terhadap suatu dugaan kasus. Melakukan klarifikasi serta pleno merupakan langkah yang dimaksud.

 

 

Pada kegiatan yang dihadiri ketiga komisioner Panwaslu Bone yakni Hj. Jumriah S PdI, Alwi SE dan Ridwan Khuzaifah, SH serta segenap komisioner Panwascam se-Kabupaten Bone dan staf, Asri Yusuf juga membagikan ilmu kepada para peserta sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepengawasan di wilayah kerjanya masing-masing. Begitupun pesan dan harapan tak lupa ia tegaskan kepada 108 peserta yang senantiasa menyimak dengan seksama selama pelaksanaan Bimtek berlangsung.

Rep: Ctzn/ed
Klikbone.com

Komentar