oleh

Warga Tea Musu Diharap Sampaikan Usulan Pembangunan Via WhatsApp

BONE, KLIKBONE.COM- Masyarakat di desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone khususnya yang tinggal di dusun Bola Mallimpoe diharapkan menyampaikan aspirasi atau usulan terkait pembangunan di wilayah dusun Bola Mallimpoe desa Tea Musu tahun anggaran 2022 melalui nomor WhatsApp.

Hal tersebut diketahui dari narasi dan flyer yang diunggah Pelaksana Pemerintah Desa Tea Musu yang berkedudukan di tingkat wilayah Dusun Bola Mallimpoe Muh Amastang di Grup Publik di Facebook dengan nama Masyarakat Desa Tea Musu Bersatu dan Berbagi Informasi, Jumat (10/9/2021).

“Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah ketika sesuai atau berdasarkan keinginan warga/masyarakat, olehnya itu mari berpartisipasi dalam Penyusunan dan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tea Musu Tahun Anggaran 2022,”demikian tulis Muh Amastang melalui akun facebooknya.

Dalam flyer yang diunggahnya menyebutkan, sehubungan dengan akan dilaksanakan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tea Musu tahun 2022, maka selaku pelaksana Pemerintah Desa Tea Musu yang berkedudukan di tingkat wilayah Dusun Bola Mallimpoe mengharapkan saran dan masukan terkhusus masyarakat di Bola Mallimpoe.

Saran dan masukan tersebut mengenai usulan dalam Rencana Pembangunan Desa Tea Musu untuk wilayah Dusun Bola Mallimpoe tahun anggaran 2022 yang dapat disampaikan dengan cara mengirim saran, usul atau masukan melalui WhatsApp atau SMS ke nomor 082236260001. Selain itu dapat juga diusulkan melalui RT/RW setempat.

Adapun tahapan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa dalam flyer disebutkan bahwa berdasarkan Permendesa No.17 Tahun 2019 Pasal 24, yakni pertama musyawarah desa perencanaan pembangunan tahunan, pembentukan tim penyusun RKP Desa, pencermatan pagu indikatif dan program masuk ke desa.

Selain itu, pencermatan ulang RPJM Desa, penyusunan RKP Desa dan daftar usulan RKP Desa, musrenbang desa pembahasan rancangan RKP Desa, musyawarah desa pembahasan dan penetapan RKP Desa, dan musyawarah BPD penetapan peraturan desa tentang RKP Desa.

Terkait hal tersebut, warga dusun Bola Mallimpoe berharap dengan adanya wadah aspirasi dapat betul-betul menjadi alternatif penyaluran harapan masyarakat di dusun sehingga realisasi pembangunan berdasarkan kebutuhan umum di lingkungan masyarakat dan berkualitas. Begitupun dengan realisasi program pemberdayaan masyarakat lainnya diharap yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kendatipun wadah penyampaian aspirasi via WhatsApp terbatas bagi warga melek teknologi, tetap diharapkan lebih efektif atau paling tidak sama dengan musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbang) tingkat dusun yang diharap dilaksanakan di dusun sebagai wadah penyampaian usulan secara langsung. *(PM)

Komentar